Penguatan SDM Industri Kemenperin Dorong Vokasi Berkualitas Masa Depan

Jumat, 28 November 2025 | 15:11:37 WIB
Penguatan SDM Industri Kemenperin Dorong Vokasi Berkualitas Masa Depan

JAKARTA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menegaskan komitmennya menyiapkan sumber daya manusia (SDM) industri unggul melalui pendidikan vokasi, yang menjadi tulang punggung daya saing manufaktur nasional. 

Pada 2025, Kemenperin menyelenggarakan Wisuda Serentak Politeknik dan Akademi Komunitas, mengukuhkan 2.993 lulusan serta dua guru besar baru, sebagai bagian dari strategi meningkatkan riset dan inovasi.

Momentum Strategis Pendidikan Vokasi

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menekankan bahwa keberhasilan menyiapkan ribuan tenaga vokasi menjadi momentum penting untuk memperkuat daya saing industri nasional. 

Menurut Agus, kemajuan industri tidak hanya ditentukan oleh infrastruktur atau investasi, melainkan kualitas manusia yang menggerakkan proses tersebut.

“Visi Indonesia Emas 2045 tidak dapat diwujudkan hanya dengan membangun fisik atau menarik investasi. Fondasinya adalah SDM unggul yang menguasai teknologi masa depan, memahami proses industri modern, dan mampu beradaptasi dengan perubahan global,” ujar Agus.

Acara wisuda di Politeknik AKA Bogor, menjadi tonggak strategis sejalan dengan arahan Presiden RI Prabowo Subianto, yang menekankan penguatan pendidikan vokasi sebagai prioritas nasional. Tujuannya adalah menghasilkan lulusan dengan kompetensi sesuai kebutuhan dunia kerja, baik di tingkat domestik maupun global.

Memanfaatkan Bonus Demografi

Indonesia saat ini berada pada titik krusial bonus demografi, dengan penduduk usia produktif lebih dari 218 juta orang. Agus menegaskan bahwa momentum ini harus dimanfaatkan untuk mempercepat industrialisasi dan memperluas kesempatan kerja. 

Tingkat pengangguran nasional sekitar 5 persen menjadi alasan pemerintah mengambil langkah proaktif dalam menyiapkan angkatan kerja memasuki pasar kerja.

Pendidikan vokasi menjadi instrumen penting dalam Asta Cita pemerintah, yang menekankan pembangunan manusia unggul, industrialisasi berbasis nilai tambah, hilirisasi berkelanjutan, transformasi digital, dan inovasi teknologi. Agus menegaskan, seluruh agenda tersebut hanya dapat dicapai dengan SDM industri kompeten, adaptif, dan produktif.

Strategi Baru Industrialisasi Nasional

Kemenperin telah menyusun Strategi Baru Industrialisasi Nasional (SBIN) sebagai kerangka pembangunan industri ke depan. Strategi ini menempatkan transformasi industri dalam empat arah utama:

Peningkatan nilai tambah melalui industrialisasi.

Pembangunan industri hijau dan berkelanjutan.

Percepatan penerapan teknologi digital dalam manufaktur.

Pembangunan industri inklusif agar manfaat industrialisasi dapat dirasakan masyarakat luas.

Agus menekankan, semua arah tersebut hanya dapat berjalan apabila Indonesia memiliki SDM unggul dan inovatif dalam mengelola teknologi dan dinamika pasar global.

Ekosistem Pendidikan Vokasi Terintegrasi

Untuk menjamin tersedianya SDM industri berkualitas, Kemenperin membangun ekosistem vokasi terintegrasi melalui jaringan 13 politeknik dan akademi komunitas, 9 sekolah menengah kejuruan (SMK), dan 7 balai diklat industri. 

Lembaga-lembaga ini memiliki spesialisasi pendidikan yang disesuaikan langsung dengan kebutuhan industri, melalui kurikulum link and match, teaching factory, magang industri, dan peningkatan kapasitas pendidik.

Kepala Badan Pengembangan SDM Industri (BPSDMI) Doddy Rahadi melaporkan, dari total 2.993 lulusan, 49,28 persen telah terserap bekerja, melanjutkan pendidikan, atau menjalankan usaha mandiri. 

Khusus lulusan program Diploma 1 (D1) hasil kerja sama dengan industri, 100 persen telah terserap kerja, menandakan meningkatnya kepercayaan dunia industri terhadap kualitas pendidikan vokasi Kemenperin.

BPSDMI juga mendorong transformasi kelembagaan melalui perluasan status Badan Layanan Umum (BLU) di politeknik Kemenperin serta peningkatan akreditasi nasional dan internasional. Langkah ini memastikan lembaga pendidikan vokasi memiliki tata kelola unggul, fleksibel, dan berdaya saing global.

Guru Besar Baru Perkuat Riset dan Inovasi Industri

Pengukuhan dua guru besar baru, Prof. Dr. Candra Irawan (Politeknik AKA Bogor) dan Prof. Dr. Siti Aisyah (Politeknik STMI Jakarta), diharapkan memperkuat riset dan inovasi industri, khususnya di bidang kimia bahan alam, teknik industri otomotif, dan proses industri. 

Agus menekankan bahwa pengukuhan ini bukan hanya kebanggaan akademisi, tetapi juga memperkuat kontribusi riset terapan bagi kebutuhan industri nasional.

Pesan untuk Lulusan Vokasi

Agus menyampaikan pesan kepada para wisudawan agar menjaga integritas, memperkuat karakter, dan terus meningkatkan kompetensi sebagai kunci sukses di dunia kerja. 

Ia mendorong para lulusan untuk terus belajar, adaptif terhadap perubahan, membangun jejaring, dan memberikan kontribusi bagi Indonesia maupun di tingkat global.

“Bermimpilah setinggi mungkin dan wujudkan mimpi itu dengan kerja keras, disiplin, serta ketekunan. Jadilah SDM unggul yang mampu menjawab tantangan masa depan dan membawa Indonesia menuju Indonesia Emas 2045,” pesannya.

Pengakuan Global Lulusan Vokasi Indonesia

Data Kemenperin menunjukkan bahwa lulusan vokasi tidak hanya berkarier di industri dalam negeri, tetapi juga tersebar di lebih dari 15 negara. Hal ini membuktikan bahwa kualitas SDM vokasi Indonesia diakui secara global, sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok manufaktur dunia.

Kemenperin melalui pendidikan vokasi menyiapkan SDM industri yang kompeten, inovatif, dan siap menghadapi tantangan global. Dengan penguatan riset, inovasi, dan integrasi ekosistem vokasi, Indonesia dipersiapkan untuk menghadapi bonus demografi sekaligus mendukung visi Indonesia Emas 2045. 

Wisuda ribuan lulusan dan pengukuhan guru besar baru menjadi bukti nyata komitmen Kemenperin dalam memperkuat kualitas SDM industri sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi nasional.

Terkini

Cek paket Zalora: Panduan Lengkap Melacak Pesananmu

Minggu, 30 November 2025 | 12:17:46 WIB

Update Harga iPhone 13 di iBox Terbaru 2025

Minggu, 30 November 2025 | 12:17:45 WIB

10 Aplikasi Menulis di Android 2025

Minggu, 30 November 2025 | 10:17:06 WIB

Harga HP Tecno Pova 5 dan Spesifikasinya di Indonesia

Minggu, 30 November 2025 | 10:17:02 WIB